Cara Mudah Mengetahui Radiator Mobil yang Bocor

Mobil memang salah satu transportasi berkendara yang sangat dibutuhkan banyak orang. Penggunaan mobil untuk aktivitas tentu akan membuat mesin mobil menjadi panas. Untuk itu perlu sistem pendinginan pada mobil agar dapat terus digunakan untuk berjalan dengan lancar tanpa kendala apapun. Radiator mobil merupakan komponen mobil yang berperan untuk tugas yang satu itu. Sehingga perlu kita perhatikan air radiator yang ada di dalam radiator untuk tidak sampai kehabisan.

Kehabisan air pada radiator biasanya terjadi meskipun kita sering mengisinya secara rutin. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lakukan perawatan dan pengecekan mesin secara rutin. Beberapa penyebab air radiator habis biasanya dikarenakan hal-hal berikut ini, antara lain:

  • Tutup pada radiator rusak
  • Kipas radiator dalam kondisi mati
  • Water pump mengalami kebocoran
  • Water pump berhenti berputar karena ada fan belt atau drive belt yang putus
  • Radiator mengalami kebuntuan
  • Thermostat mengalami kemacetan
  • Ecu mengalami masalah atau sensor suhu mengalami kerusakan.
  • Pecahnya selang radiator yang tidak diketahui.

Denan mengetahui penyebab air radiator yang habis, maka kita bisa lebih waspada untuk meminimalisir terjadinya kehabisan air radiator. Suhu mesin mobil yang ideal ada di angka 90-96 derajat Celcius dalam keadaan mobil dimatikan. Saat mobil dinyalakan suhu mesin mobil dapat mencapai angka yang lebih tinggi sekitar 80 derajat Celcius.

Dampak yang diakibatkan jika radiator mobil bocor, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Mesin mobil akan terlalu panas sehingga dapat menyebabkan overheat
  • Mesin mobil yang terlalu panas akan menyebabkan mogok atau mendadak mati di tengah jalan
  • Mesin yang panas jika dipaksa untuk terus berjalan akan berimbas pada kebocoran di sistem pendinginan. Sehingga kemungkinan air bercampur dengan oli dan memasuki ruang bakar mesin yang menyebabkan mobil menjadi susah untuk dihidupkan.
  • Mesin mobil yang terlampau panas dengan kondisi oli yang hanya ada sedikit akan menyebabkan oli mengalami kekeringan sehingga mobil akan cepat aus.

Cara mudah mengetahui air radiator mobil mengalami kebocoranUntuk menghindari dampak buruk dari air radiator yang bocor, ada baiknya kita bisa mempelajari beberapa cara mengetahui kebocoran pada radiator mobil berikut ini, yaitu:

  1. Nyalakan mesin mobil tanpa menghidupkan AC mobil
  2. Tunggu beberapa saat hingga mesin panas, kemudian periksalah bagian bawah atau kolong mesin. Jika terdapat tetesan air maka bisa jadi ada kebocoran.
  3. Jika kebocoran terjadi di area sekitar radiator akan sangat sulit untuk mendeteksinya dengan kasat mata. Terkadang kebocoran yang terjadi sangat kecil dan saat keluar langsung terhisap oleh kipas radiator tanpa meninggalkan jejak sedikitpun. Hal yang sama juga terjadi jika da sedikit kebocoran di area water pump. Sehingga perlu ketelitian untuk mengetahui ada kebocoran maupun tidak.
  4. Terakhir lihatlah indikator temperatur mesin. Jika masih menggunakan jarum, maka dapat diperiksa apakah sudah lebih setengah atau berada di warna merah. Jika sudah menggunakan LED indikator, perhatikan selalu LED indikator pada panel speedometer berkedip atau tidak. Jika berkedip ada kemungkinan radiator antara masih sedikit atau habis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *